logo

Kumpulan Soal UKOM Bidan 2026 Sesuai Kisi-Kisi Terbaru

Tim Akademik Penulis Edu Corner
27 Feb 2026
110 Views

Persiapan menghadapi Uji Kompetensi (Ukom) Bidan tahun ini sudah berjalan? Sebagai calon tenaga kesehatan profesional, penguasaan ilmu klinik maupun etik hukum adalah keharusan. Uji Kompetensi Bidan dirancang untuk menguji kedua aspek tersebut secara komprehensif. Tanpa pemahaman yang kuat terhadap karakteristik soal dan manajemen waktu, peserta ujian berpotensi mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan kasus yang kompleks.

Oleh karena itu, latihan soal menjadi metode belajar yang sangat direkomendasikan oleh para pakar pendidikan. Dalam artikel ini, kami menyajikan rangkuman materi dan soal ukom bidan yang disusun sesuai dengan kisi-kisi terbaru. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran nyata tentang tantangan yang akan dihadapi, sekaligus memberikan solusi penyelesaian soal agar Anda siap tempur di hari H ujian berlangsung.
Soal 1

Seorang remaja perempuan usia 16 tahun datang ke TPMB dengan keluhan belum pernah menstruasi. Pasien mengeluh nyeri perut setiap bulan.

Hasil pemeriksaan:

  • TD 110/70 mmHg

  • Nadi 80x/menit

  • Pernapasan 20x/menit

  • Suhu 36,7°C

  • TB 147 cm, BB 50 kg

  • Palpasi abdomen tidak ditemukan massa

  • Inspeksi genital: tampak lubang vagina tertutup himen kebiruan dan menonjol

Apakah diagnosis yang paling mungkin?

A. Amenore
B. Hematometra
C. Atresia vagina
D. Aplasia vagina
E. Himen imperforata

Kunci Jawaban: E

Pembahasan:
Himen imperforata ditandai dengan himen yang menutup seluruh lubang vagina sehingga darah menstruasi tertahan. Tampak himen menonjol dan berwarna kebiruan akibat penumpukan darah (hematokolpos).


Soal 2

Seorang perempuan usia 28 tahun yang baru menikah datang untuk pemeriksaan pranikah dan berencana hamil. Dalam pengkajian prakonsepsi, faktor manakah yang paling penting diperhatikan?

A. Status imunisasi
B. Riwayat keluarga gangguan genetik
C. Kesehatan mental
D. Pola makan dan olahraga
E. Pengetahuan persalinan

Kunci Jawaban: B

Pembahasan:
Riwayat keluarga terkait gangguan genetik sangat penting dalam skrining risiko kelainan bawaan pada calon bayi.


Soal 3

Seorang bidan melakukan konseling pra-konsepsi pada calon ibu dengan riwayat penyakit kronis yang memerlukan pengobatan rutin. Apa langkah pertama yang paling tepat sesuai prinsip etik dan legal?

A. Menghentikan obat
B. Memberikan informasi risiko dan manfaat kehamilan
C. Menunda konseling
D. Menyarankan menunda pernikahan
E. Mengambil keputusan sendiri

Kunci Jawaban: B

Pembahasan:
Memberikan informasi risiko dan manfaat merupakan bagian dari prinsip informed consent dan menghormati otonomi pasien.


Soal 4

Seorang ibu hamil 29 minggu datang dengan keluhan perdarahan merah segar tanpa nyeri.

Pemeriksaan:

  • TD 140/90 mmHg

  • TFU 23 cm

  • Letak lintang

  • DJJ 156x/menit

Diagnosis yang paling mungkin adalah:

A. Solusio plasenta
B. Plasenta previa
C. Ruptur uteri
D. Abortus imminens
E. Abortus inkomplit

Kunci Jawaban: B

Pembahasan:
Plasenta previa ditandai dengan perdarahan merah segar tanpa nyeri pada trimester III.


Soal 5

Seorang ibu hamil 24 minggu dengan TD 160/110 mmHg, tanpa proteinuria, dan tanpa edema.

Diagnosis yang tepat adalah:

A. Preeklampsia
B. Eklampsia
C. Hipertensi kronik
D. Hipertensi gestasional
E. Sindrom HELLP

Kunci Jawaban: D

Pembahasan:
Hipertensi yang muncul setelah usia kehamilan 20 minggu tanpa proteinuria disebut hipertensi gestasional.


Soal 6

Seorang ibu hamil 32 minggu mengeluh nyeri punggung dan kram kaki.

Tindakan yang paling tepat adalah:

A. Analgesik
B. Massage
C. Kompres hangat
D. Injeksi analgesik
E. Senam hamil

Kunci Jawaban: E

Pembahasan:
Senam hamil membantu melancarkan sirkulasi, meregangkan otot, dan mengurangi keluhan fisiologis kehamilan.


Soal 7

Seorang ibu hamil 20 minggu sering berkemih.

Penyebab fisiologis keluhan tersebut adalah:

A. Uterus membesar
B. Posisi uterus dalam panggul
C. Posisi kandung kemih
D. Tekanan rahim membesar pada kandung kemih
E. Kepala janin masuk panggul

Kunci Jawaban: D

Pembahasan:
Rahim yang membesar menekan kandung kemih sehingga meningkatkan frekuensi berkemih.


Soal 8

Seorang ibu hamil 24 minggu mengalami konstipasi. Hormon yang berperan adalah:

A. Progesteron
B. Oksitosin
C. Estrogen
D. HCG
E. HPL

Kunci Jawaban: A

Pembahasan:
Progesteron menyebabkan relaksasi otot polos usus sehingga memperlambat peristaltik dan menyebabkan konstipasi.

Soal 9

Seorang perempuan usia 28 tahun, G2P1A0, hamil 20 minggu datang dengan keluhan perdarahan merah segar sejak 2 hari. Hasil pemeriksaan: ostium uteri tertutup, tidak ada pembukaan serviks.

Apakah diagnosis yang paling tepat?

A. Abortus insipiens
B. Abortus komplit
C. Abortus inkomplit
D. Abortus imminens
E. Abortus habitualis

Kunci Jawaban: D

Pembahasan:
Abortus imminens ditandai dengan perdarahan pervaginam tanpa pembukaan serviks.


Soal 10

Seorang ibu hamil 40 minggu mengalami perdarahan merah segar tanpa nyeri. Hasil USG menunjukkan plasenta di segmen bawah rahim.

Diagnosis yang paling mungkin adalah:

A. Solusio plasenta
B. Plasenta previa
C. Plasenta akreta
D. Retensio plasenta
E. Ruptur uteri

Kunci Jawaban: B

Pembahasan:
Plasenta previa berimplantasi di segmen bawah rahim dan menimbulkan perdarahan tanpa nyeri.


Soal 11

Ibu hamil 16 minggu dengan mual muntah hebat, TFU lebih besar dari usia kehamilan, tangan gemetar.

Diagnosis yang paling mungkin:

A. KET
B. Abortus
C. Plasenta previa
D. Mola hidatidosa
E. Solusio plasenta

Kunci Jawaban: D

Pembahasan:
Mola hidatidosa ditandai pembesaran uterus melebihi usia kehamilan dan hiperemesis berat.


Soal 12

Ibu hamil 32 minggu mengeluh kaki bengkak tanpa peningkatan tekanan darah.

Konseling yang tepat adalah:

A. Hindari posisi kaki menggantung
B. Kurangi konsumsi garam
C. Tirah baring total
D. Minum obat diuretik
E. Batasi minum

Kunci Jawaban: A

Pembahasan:
Edema fisiologis trimester III dapat dikurangi dengan menghindari posisi kaki menggantung.


Soal 13

Seorang ibu hamil 34 minggu bekerja berdiri 12 jam sehari dan mengalami nyeri punggung.

Penyebab paling mungkin:

A. Hormon relaksin
B. Tekanan saraf panggul
C. Body mechanic
D. Perubahan postur tubuh
E. Kenaikan berat badan

Kunci Jawaban: D

Pembahasan:
Perubahan postur akibat pembesaran uterus dan berdiri lama memicu nyeri punggung.


Soal 14

Ibu hamil 24 minggu mengalami flek hitam di wajah (cloasma gravidarum).

Hormon penyebabnya adalah:

A. FSH
B. Prolaktin
C. Progesteron
D. LH
E. MSH

Kunci Jawaban: E

Pembahasan:
MSH (Melanocyte Stimulating Hormone) menyebabkan hiperpigmentasi saat hamil.


Soal 15

Seorang ibu hamil 12 minggu mengalami perubahan suasana hati (mood swings).

Penyebabnya adalah:

A. Peningkatan estrogen dan progesteron
B. Peningkatan oksitosin
C. Peningkatan prolaktin
D. Peningkatan HPL
E. Peningkatan HCG

Kunci Jawaban: A

Pembahasan:
Perubahan hormon estrogen dan progesteron memengaruhi emosi pada trimester pertama.


Soal 16

Ibu hamil 32 minggu datang dengan konstipasi.

Hormon yang berperan adalah:

A. Relaksin
B. Oksitosin
C. Progesteron
D. HPL
E. HCG

Kunci Jawaban: C

Pembahasan:
Progesteron menyebabkan relaksasi otot polos usus sehingga terjadi konstipasi.


Soal 17

Ibu hamil 37 minggu dengan demam tinggi di daerah endemis malaria.

Pemeriksaan laboratorium yang tepat:

A. Hb
B. RDT
C. Leukosit
D. Trombosit
E. Hematokrit

Kunci Jawaban: B

Pembahasan:
Rapid Diagnostic Test (RDT) digunakan untuk diagnosis cepat malaria.


Soal 18

Seorang ibu dalam persalinan dengan pembukaan 6 cm, kontraksi teratur.

Diagnosis fase persalinan:

A. Kala I laten
B. Kala I fase aktif
C. Kala II
D. Kala III
E. Kala IV

Kunci Jawaban: B

Pembahasan:
Pembukaan 4–10 cm termasuk Kala I fase aktif.


Soal 19

Setelah kepala bayi lahir, tindakan pertama yang harus dilakukan bidan adalah:

A. Mengecek lilitan tali pusat
B. Menarik kepala bayi
C. Menggunting tali pusat
D. Melakukan hisap lendir
E. Menarik bahu depan

Kunci Jawaban: A

Pembahasan:
Segera periksa apakah terdapat lilitan tali pusat sebelum melanjutkan proses kelahiran.


Soal 20

Ibu 1 jam postpartum dengan uterus lembek dan perdarahan 300 cc.

Diagnosis yang paling mungkin:

A. Retensio plasenta
B. Syok hipovolemik
C. Atonia uteri
D. Solusio plasenta
E. Sub involusi

Kunci Jawaban: C

Pembahasan:
Atonia uteri adalah kegagalan kontraksi uterus setelah persalinan dan merupakan penyebab utama perdarahan postpartum.


Penutup

Menghadapi Uji Kompetensi membutuhkan pemahaman yang komprehensif, mulai dari aspek kehamilan, persalinan, nifas, hingga etika dan hukum kebidanan. Latihan mengerjakan soal ukom bidan secara konsisten terbukti efektif meningkatkan tingkat kelulusan karena membiasakan peserta dengan format dan manajemen waktu ujian.

Kami menyarankan agar Anda tidak hanya mengandalkan latihan soal, tetapi juga memperdalam teori dari buku-buku referensi standar dan konsensus terkini. Semoga panduan ini dapat melengkapi persiapan Anda menuju profesi bidan yang kompeten dan berintegritas. Tetap semangat dalam menuntut ilmu dan melayani kemanusiaan.

Bagikan Artikel

Tautan Tersalin!
Hubungi Kami