logo

Kumpulan Soal Vignette Kimia Klinik UKOM TLM yang Sering Keluar

Tim Akademik Penulis Edu Corner
09 Feb 2026
77 Views
Latihan soal Kimia Klinik sangat penting untuk membantu mahasiswa kesehatan memahami konsep pemeriksaan laboratorium yang sering keluar pada UKOM

Soal Vignette (berbasis kasus klinis) merupakan standar utama dalam Uji Kompetensi (UKOM) bagi mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis. Berbeda dengan soal teori biasa, soal vignette menuntut kemampuan analisis mendalam dan pengambilan keputusan klinis yang tepat, bukan sekadar hafalan.
Soal berbasis kasus klinis sering muncul pada UKOM karena menguji kemampuan analisis, bukan sekadar hafalan.

Berikut adalah kumpulan contoh soal Kimia Klinik yang disusun sesuai standar kompetensi terbaru, lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasan untuk mempertajam analisis Anda.

1. Monitoring Jangka Panjang Pasien Diabetes

Seorang pasien diabetes melitus tipe 2 rutin berobat ke rumah sakit. Dokter ingin memantau kepatuhan diet dan efektivitas terapi pasien selama 3 bulan terakhir.

Parameter pemeriksaan apakah yang paling tepat dilakukan?

A. Glukosa Puasa
B. Glukosa 2 jam PP
C. HbA1c
D. Fruktosamin
E. Mikroalbuminuria

Jawaban: C
Pembahasan: HbA1c mencerminkan rata-rata kadar glukosa darah selama umur eritrosit (±120 hari), sehingga paling tepat untuk monitoring jangka panjang.


2. Perhitungan Klirens Kreatinin

Pasien mengumpulkan urin 24 jam sebanyak 1440 mL. Kadar kreatinin urin 100 mg/dL dan kreatinin darah 1,0 mg/dL.

Berapakah nilai klirens kreatinin pasien tersebut (mL/menit)?

A. 70
B. 80
C. 100
D. 120
E. 144

Jawaban: C
Pembahasan:
Rumus klirens kreatinin = (U × V) / P
V = 1440 mL / 1440 menit = 1 mL/menit
(100 × 1) / 1,0 = 100 mL/menit


3. Interpretasi Ikterus Berdasarkan Data Laboratorium

Hasil laboratorium menunjukkan bilirubin total 5,0 mg/dL dan bilirubin direk 4,2 mg/dL. Pemeriksaan urin menunjukkan bilirubin positif dan urobilinogen negatif.

Kondisi apakah yang paling mungkin dialami pasien?

A. Anemia hemolitik
B. Ikterus obstruktif
C. Hepatitis viral
D. Sirosis hati
E. Ikterus fisiologis

Jawaban: B
Pembahasan: Dominasi bilirubin direk dan tidak ditemukannya urobilinogen urin menunjukkan adanya sumbatan empedu (obstruksi).


4. Biomarker Paling Spesifik pada Infark Miokard

Pasien masuk UGD dengan nyeri dada kiri hebat sejak 2 jam lalu. EKG menunjukkan ST-elevasi.

Biomarker jantung manakah yang menjadi gold standard?

A. CK-MB
B. LDH
C. Mioglobin
D. Troponin T atau I
E. AST (SGOT)

Jawaban: D
Pembahasan: Troponin T/I sangat spesifik untuk otot jantung dan mulai meningkat 3–4 jam setelah cedera miokard.


5. Serum Keruh dengan Lapisan Creamy

Sampel serum yang disimpan semalam pada suhu 4°C tampak keruh merata dengan lapisan creamy di bagian atas.

Partikel lipoprotein apakah penyebabnya?

A. HDL
B. LDL
C. VLDL
D. IDL
E. Kilomikron

Jawaban: E
Pembahasan: Kilomikron memiliki ukuran paling besar dan massa jenis paling rendah sehingga mengapung membentuk creamy layer.


6. Interpretasi Analisis Gas Darah

Hasil AGD: pH 7,25, pCO₂ 60 mmHg, HCO₃⁻ 26 mmol/L.

Apa interpretasi yang tepat?

A. Asidosis metabolik
B. Alkalosis metabolik
C. Asidosis respiratorik
D. Alkalosis respiratorik
E. Asidosis terkompensasi

Jawaban: C
Pembahasan: pH rendah disebabkan peningkatan pCO₂, menandakan gangguan respirasi.


7. Enzim Spesifik Pankreatitis Akut

Pasien didiagnosis pankreatitis akut.

Enzim manakah yang paling spesifik dan bertahan lebih lama di darah?

A. Amilase
B. Lipase
C. ALP
D. GGT
E. Kolinesterase

Jawaban: B
Pembahasan: Lipase lebih spesifik untuk pankreas dan meningkat lebih lama dibanding amilase.


8. Interpretasi Grafik Levey-Jennings

Dua hasil kontrol berturut-turut berada di atas +2SD pada sisi yang sama.

Aturan Westgard apakah yang dilanggar?

A. 1–2s (Warning)
B. 2–2s (Systemic Error)
C. R–4s (Random Error)
D. 4–1s (Systemic Error)
E. 1–3s (Random Error)

Jawaban: B
Pembahasan: Aturan 2–2s menunjukkan kesalahan sistemik akibat pergeseran hasil kontrol.


9. Reaksi Positif Metode Biuret

Pemeriksaan protein total menggunakan metode Biuret.

Warna apa yang terbentuk bila hasil positif?

A. Biru
B. Merah
C. Hijau
D. Ungu
E. Kuning

Jawaban: D
Pembahasan: Ion Cu²⁺ bereaksi dengan ikatan peptida membentuk kompleks berwarna ungu.


10. Gangguan Elektrolit pada Gagal Ginjal

Pasien gagal ginjal kronis dengan kadar kalium 7,0 mEq/L.

Istilah kondisi tersebut adalah…

A. Hiponatremia
B. Hipernatremia
C. Hipokalemia
D. Hiperkalemia
E. Hipokalsemia

Jawaban: D
Pembahasan: Kalium >5,0 mEq/L disebut hiperkalemia dan berisiko menyebabkan aritmia.


11. Metabolisme Asam Urat

Asam urat merupakan produk akhir metabolisme …

A. Protein
B. Karbohidrat
C. Lemak
D. Purin
E. Pirimidin

Jawaban: D
Pembahasan: Purin dari makanan dan sel tubuh dipecah menjadi asam urat.


12. Pemeriksaan Keton Urin

Digunakan reagen natrium nitroprusida untuk mendeteksi keton.

Metode dan warna positifnya adalah…

A. Benedict – Merah
B. Rothera – Ungu
C. Fouchet – Hijau
D. Harrison – Biru
E. Gmelin – Cokelat

Jawaban: B
Pembahasan: Tes Rothera mendeteksi aseton dan asam asetoasetat dengan warna ungu.


13. Keracunan Organofosfat

Petani dengan gejala mual, muntah, dan kejang setelah menyemprot sawah.

Enzim apa yang harus diperiksa?

A. Amilase
B. Lipase
C. Kolinesterase
D. CK
E. LDH

Jawaban: C
Pembahasan: Organofosfat menghambat enzim kolinesterase sehingga kadarnya menurun.


14. Glukosa Cairan Otak Rendah

Glukosa LCS 20 mg/dL dengan glukosa darah 100 mg/dL.

Kondisi ini khas pada…

A. Meningitis viral
B. Meningitis bakterial
C. Trauma kepala
D. Stroke
E. Tumor otak

Jawaban: B
Pembahasan: Bakteri menggunakan glukosa LCS sehingga kadarnya sangat rendah.


15. Pencegahan Glikolisis Sampel Darah

Pemeriksaan glukosa tertunda 4 jam.

Tabung paling tepat adalah…

A. EDTA
B. Heparin
C. Sitrat
D. NaF
E. Clot activator

Jawaban: D
Pembahasan: NaF menghambat enzim enolase sehingga glukosa tetap stabil.


16. Kristal Urin Bentuk Peti Mati

Kristal urin berbentuk “coffin lid”.

Jenis kristal tersebut adalah…

A. Kalsium oksalat
B. Asam urat
C. Triple fosfat
D. Sistin
E. Kolesterol

Jawaban: C
Pembahasan: Triple fosfat (magnesium amonium fosfat) memiliki bentuk khas peti mati.


17. Fungsi Sintesis Hati

Parameter yang mencerminkan fungsi sintesis protein hati adalah…

A. SGOT
B. SGPT
C. Albumin
D. Bilirubin
E. GGT

Jawaban: C. Albumin
Pembahasan: Albumin disintesis di hati, sehingga kadar albumin mencerminkan kemampuan fungsi sintesis protein hati.


18. Monitoring Jangka Panjang Pasien Diabetes

Kasus: Seorang pasien diabetes melitus tipe 2 rutin berobat. Dokter ingin memantau kepatuhan diet dan efektivitas terapi selama 3 bulan terakhir.

Parameter pemeriksaan paling tepat?

  • A. Glukosa Puasa

  • B. Glukosa 2 jam PP

  • C. HbA1c

  • D. Fruktosamin

  • E. Mikroalbuminuria

Pembahasan: HbA1c mengukur ikatan glukosa pada hemoglobin selama masa hidup eritrosit ($120$ hari), menjadikannya standar emas untuk monitoring kronis.

19. Perhitungan Klirens Kreatinin

Kasus: Urin 24 jam: $1440$ mL. Kreatinin urin: $100$ mg/dL. Kreatinin darah: $1,0$ mg/dL.

Berapakah nilai klirens kreatinin (mL/menit)?

  • A. 70

  • B. 80

  • C. 100

  • D. 120

  • E. 144

Pembahasan: > Rumus: $C = \frac{U \times V}{P}$

$V = 1440 \text{ mL} / 1440 \text{ menit} = 1 \text{ mL/menit}$

$C = \frac{100 \times 1}{1,0} = 100 \text{ mL/menit}$.

20. Interpretasi Ikterus (Hati & Empedu)

Kasus: Bilirubin total $5,0$ mg/dL, bilirubin direk $4,2$ mg/dL. Urin: bilirubin (+), urobilinogen (-).

Kondisi yang paling mungkin?

  • A. Anemia hemolitik

  • B. Ikterus obstruktif (Post-hepatik)

  • C. Hepatitis viral

  • D. Sirosis hati

  • E. Ikterus fisiologis

Pembahasan: Bilirubin direk yang dominan (konjugasi) dan absennya urobilinogen di urin menandakan empedu tidak sampai ke usus karena sumbatan.

21. Biomarker Infark Miokard (Jantung)

Kasus: Nyeri dada hebat 2 jam lalu, EKG menunjukkan ST-elevasi.

Biomarker gold standard adalah?

  • A. CK-MB

  • B. LDH

  • C. Mioglobin

  • D. Troponin T atau I

  • E. AST (SGOT)

Pembahasan: Troponin bersifat sangat spesifik untuk otot jantung (kardiopsesifik) dan memiliki jendela diagnostik yang panjang.

22. Lapisan Creamy pada Serum

Kasus: Serum disimpan semalam suhu $4^\circ\text{C}$, tampak keruh dengan lapisan putih susu (creamy) di bagian atas.

Penyebabnya adalah?

  • A. HDL

  • B. LDL

  • C. VLDL

  • D. IDL

  • E. Kilomikron

Pembahasan: Kilomikron adalah lipoprotein terbesar dengan densitas paling rendah, sehingga akan mengapung dan membentuk lapisan lemak jika didiamkan.

23. Analisis Gas Darah (AGD)

Kasus: pH $7,25$, $pCO_2$ $60$ mmHg, $HCO_3^-$ $26$ mmol/L.

Interpretasi?

  • A. Asidosis metabolik

  • B. Alkalosis metabolik

  • C. Asidosis respiratorik

  • D. Alkalosis respiratorik

  • E. Asidosis terkompensasi

Pembahasan: pH rendah ($<7,35$) = Asidosis. $pCO_2$ tinggi ($>45$ mmHg) menunjukkan penyebabnya adalah kegagalan sistem respirasi membuang $CO_2$.

24. Enzim Spesifik Pankreas

Kasus: Diagnosis pankreatitis akut.

Enzim yang paling spesifik dan bertahan lama?

  • A. Amilase

  • B. Lipase

  • C. ALP

  • D. GGT

  • E. Kolinesterase

Pembahasan: Lipase memiliki sensitivitas dan spesifisitas lebih tinggi dari amilase untuk kerusakan pankreas, serta bertahan dalam darah hingga 7-14 hari.

25. Kendali Mutu (Westgard Rule)

Kasus: Dua hasil kontrol berturut-turut berada di luar $+2SD$ pada sisi yang sama.

Aturan yang dilanggar?

  • A. $1_{2s}$ (Warning)

  • B. $2_{2s}$ (Systemic Error)

  • C. $R_{4s}$ (Random Error)

  • D. $4_{1s}$ (Systemic Error)

  • E. $1_{3s}$ (Random Error)

Pembahasan: $2_{2s}$ terjadi jika 2 kontrol berurutan keluar dari batas $2SD$. Ini mengindikasikan kesalahan sistemik (misal: reagen rusak atau kalibrasi bergeser).

Penutup

Latihan soal berbasis vignette seperti di atas sangat penting untuk melatih kemampuan analisis dan penalaran klinis dalam menghadapi UKOM. Tidak hanya menghafal teori, tetapi juga memahami hubungan antara data klinis dan hasil laboratorium akan sangat membantu dalam menentukan jawaban yang tepat. Semoga kumpulan soal dan pembahasan ini dapat menjadi referensi belajar yang efektif dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi ujian. Terus berlatih dan semoga sukses lulus UKOM.

Bagikan Artikel

Tautan Tersalin!
Hubungi Kami